Forgiveness and Love – a spiritual lesson from Les Miserables The Movie

Baru beberapa hari lalu saya berkesempatan nonton film Les Miserables bersama teman-teman saya. Terus terang selama ini saya belum pernah membaca novelnya ataupun menonton film versi lamanya. Hanya sering mendengar bahwa novel Les Miserable yang dikarang oleh sastrawan Perancis abad 19- Victor Hugo ini, yang dipublikasikan tahun 1862, sangatlah terkenal dan masuk kedalam daftar selusin novel terbaik sedunia.

Film adaptasinya yang baru sangat berciri khas Holywood dengan deretan all star castnya seperti Hugh Jackman, Russel Crowe, Anne Hathaway, Amanda Seyfried dan lainnya. Bagusnya film tersebut mempertahankan ciri khas musikal yang diangkat dari pertunjukan Broadwaynya yang sudah lama populer. Para aktor pun memainkan peran yang apik termasuk menunjukan kebolehannya bernyanyi. Secara singkat film ini saya beri nilai 9 dari skala 10, dengan alasan cerita yang bagus, akting yang bagus, editing yang apik dan keseluruhan komposisi musik yang luar biasa.

Okelah, tujuan saya menulis blog ini bukan untuk sekadar memuji-muji film tersebut. Tetapi saya ingin menulis sesuatu yang amat terkesan dari film tersebut yaitu nilai dan makna yang dikandungnya, yaitu Pengampunan dan Cinta Kasih atau kerennya Forgiveness and Love. Saya yakin teman-teman sudah banyak yang tahu plot-nya. Bila tidak, mungkin bisa langsung membaca dari link berikut: http://en.wikipedia.org/wiki/Les_Mis%C3%A9rables.

Continue reading

Hebatnya prestasi Pemerintah RI kita sekarang ini (Ironi)!

dannykosasih

dannykosasih

Hari ini tangal 20 Juni 2012, sedang santer-santer menyeruak berita yang dipicu di harian Kompas, mengabarkan berikut: Peringkat Indonesia di Indeks Negara Gagal (Failed State List) tahun 2012 menurut versi lembaga nirlaba Fund for Peace adalah 64. Selamat! terbukti bahwa negara kita termasuk negara gagal! Karena posisi atau ranking nomor 64 adalah posisi ‘Warning’ alias bila tidak ditangani dengan baik maka akan masuk kedalam ‘Alert’ atau waspada – bisa juga dikatakan darurat gagal!

Hal ini melengkapi prestasi  Pemerintahaan SBY selama 7 tahun terakhir. Sungguh hebat, penuh dengan prestasi (ironi), selengkapnya:

- Pencapaian luar biasa di daftar negara gagal menduduki posisi nomor 64 sebagai negara yang sedikit lagi menjadi negara gagal.

Failed State Index 2012 – Fund for Peace

- Peringkat Human Development Index dari UNDP di nomor 124, negara dengan tingkat pembangunan manusia  ’menengah’, hampir mendekati status negara dengan tingkat pembangunan manusia ‘rendah’.

Human Development Ranking 2011 – UNDP

- Peringkat Index Persepsi Korupsi dari Transparency International nomor 100 alias ‘highly corrupted’.

Corruption Perception Index 2011 – Transparency International

Sekali lagi selamat kepada prestasi Pemerintah RI!

Mahasiswa Mencontek – Mau Jadi Apa?

Baru minggu lalu saya me-reposting artikel saya yang berjudul “Mahasiswa dan Dosen di Indonesia – Quo Vadis?”, di dua hari berikutnya saya memeriksa lembar ujian tengah semester dari kelas Riset Pemasaran saya di Unika Atmajaya, saya mendapati laporan berita acara memberitahukan saya ada dua orang mahasiswa yang mencontek, disertai buktinya. Saya langsung geleng-geleng kepala. Kenapa mereka sampai mencontek? Apa karena memang tidak bisa dan hanya ingin mendapatkan nilai saja?

Continue reading

Mahasiswa dan Dosen di Indonesia, Quo Vadis?

Berangkat dari pengalaman pribadi sebagai dosen honorer di perguruan tinggi negeri dan juga swasta, saya amati bahwa sebagian besar karakteristik mahasiswa jaman sekarang adalah oportunis dan pragmatis. Mereka hanya mengejar nilai dan ijazah semata untuk prasyarat minimal mendapatkan pekerjaan idaman.

Budaya Co-Pas, Instan dan Konsumtif

Pada awal-awal kuliah, saya memberikan banyak tugas dengan tujuan agar para mahasiswa mengerti dan menerapkan teori dan konsep yang telah mereka pelajari. Namun saya terkejut, ketika menerima hasil laporan tugas yang dibuat dalam bentuk cetakan printer - dibuat melalui aplikasi komputer, banyak sekali kemiripan antara hasil tugas seorang mahasiswa dengan mahasiswa lainnya. Terlebih lagi hasil tugas itu saya cari melalui situs pencari Google.com, dan saya dapati hasil tugas tersebut meng-copy habis sebuah ulasan atau tulisan yang ada di wikipedia.org ataupun blog lainnya.

Continue reading

Idealisme Ilmu Ekonomi vs Realita Ekonomi

Kemarin saya mendapatkan email dari milis alumni FEUI, yang isinya berupa pesan-pesan dari mendiang Prof Widjojo Nitisastro kepada para mahasiswa dan alumni FEUI. Pesan-pesan tersebut dapat dilihat di website ILUNI FEUI, dan saya re-posting kembali dibawah ini:

“Berikut adalah pesan-pesan almarhum, dua hal untuk mahasiswa FEUI dan dua hal untuk alumni FEUI (yang tulisan aslinya dapat dilihat di sekretariat ILUNI FEUI Kampus UI Salemba).

Leadership as to leave a legacy

Kita sudah sering membaca artikel-artikel dan buku-buku mengenai kepemimpinan, namun pada umumnya hanya mengutarakan kesuksesan sang pemimpin pada masa jayanya. Dan ceritanya berlanjut setelah tidak lagi menjabat, pemimpin tersebut kehilangan pengaruhnya. Menurut saya pribadi, seorang Pemimpin tidaklah sukses jika hanya mampu berpengaruh pada masa jabatannya. Karena kepemimpinan itu bukan berdasarkan jabatan, namun berdasarkan tingkat pengaruhnya terlepas dari posisi atau kedudukan yang sedang disandangnya.

Continue reading

Too Many Gadgets Will Kill You

dannykosasih

dannykosasih

Posted on my www.dannyonlife.wordpress.com  March 8th 2011

iPad 2 telah di launch minggu lalu! Dan akan segera masuk ke toko-toko retail Apple sekitar tanggal 21 Maret 2011 di 30an Negara. Padahal belum genap setahun iPad 1 diluncurkan, persisnya semenjak bulan April 2010 lalu. Dalam presentasi khasnya, Steve Jobs mengatakan bahwa tahun 2010 ia nobatkan sebagai “the year of iPad”, karena kesuksesannya. Bahkan dengan sesumbar ia menyerukan bahwa tahun 2011 pun dinobatkan sebagai “the year of iPad 2″. Continue reading