Baru beberapa hari lalu saya berkesempatan nonton film Les Miserables bersama teman-teman saya. Terus terang selama ini saya belum pernah membaca novelnya ataupun menonton film versi lamanya. Hanya sering mendengar bahwa novel Les Miserable yang dikarang oleh sastrawan Perancis abad 19- Victor Hugo ini, yang dipublikasikan tahun 1862, sangatlah terkenal dan masuk kedalam daftar selusin novel terbaik sedunia.
Film adaptasinya yang baru sangat berciri khas Holywood dengan deretan all star castnya seperti Hugh Jackman, Russel Crowe, Anne Hathaway, Amanda Seyfried dan lainnya. Bagusnya film tersebut mempertahankan ciri khas musikal yang diangkat dari pertunjukan Broadwaynya yang sudah lama populer. Para aktor pun memainkan peran yang apik termasuk menunjukan kebolehannya bernyanyi. Secara singkat film ini saya beri nilai 9 dari skala 10, dengan alasan cerita yang bagus, akting yang bagus, editing yang apik dan keseluruhan komposisi musik yang luar biasa.
Okelah, tujuan saya menulis blog ini bukan untuk sekadar memuji-muji film tersebut. Tetapi saya ingin menulis sesuatu yang amat terkesan dari film tersebut yaitu nilai dan makna yang dikandungnya, yaitu Pengampunan dan Cinta Kasih atau kerennya Forgiveness and Love. Saya yakin teman-teman sudah banyak yang tahu plot-nya. Bila tidak, mungkin bisa langsung membaca dari link berikut: http://en.wikipedia.org/wiki/Les_Mis%C3%A9rables.

